Photography
and Essay Exhibition yang berlangsung pada tanggal 19 April 2016 sampai dengan
23 April 2016 di The UBM Plaza yang pertama kali diadakan di Universitas Bunda
Mulia terlihat padat dan ramai didatangi para pengunjung. Para pengunjung dapat
datang langsung dan melihat-lihat pameran ini dari pukul sembilan pagi hingga
pukul empat sore selama beberapa hari. Tema dari Photography and Essay
Exhibition sendiri disesuaikan dengan tema SSW (Social Science Week) yaitu
“Earth Focus for the Future”. Dalam event kali ini para pengunjung dapat
melihat berbagai macam foto-foto dan artikel-artikel hasil karya pilihan yang
sudah diseleksi terlebih dahulu dan merupakan pilihan-pilihan terbaik untuk
ditampilkan pada saat pameran. Pada Photography and Essay Exhibition pengunjung
bisa memilih foto dan artikel favorit untuk ditentukan sebagai yang terbaik. Hasil
dari vote pengunjung akan menentukan para pemenang dari foto dan artikel
terbaik yang ditampilkan pada pameran. Penyelenggaraan Photography and Essay
Exhibition didukung oleh klub jurnalisme dan kub jurnalistik Click.
“Photography
and Essay Exhibition merupakan sebuah event yang positif dan juga sangat bermanfaat,
saya sangat mendukung agar event pameran ini bisa terus diselenggarakan setiap
tahunnya”, tutur Janice, salah satu pengunjung yang sedang sibuk melihat –
lihat pameran. “Foto – fotonya semua bagus – bagus.. Pesan yang disampaikan
dari setiap foto sangat dalam dan jika kita dapat memahaminya semua ini seperti
motivasi dan peringatan bagi kita semua untuk sadar dan merawat lingkungan
hidup kita”, tutur Elviana, seorang mahasiswa yang sedang ingin memberi vote
foto terbaik di pameran. “Event ini bagus.. dan membuat para mahasiswa
khususnya UBM menjadi lebih peka terhadap lingkungan hidup dan mau merawat bumi
dengan lebih baik”, tutur Simon, salah satu panitia dari Photography and Essay
Exhibition. Dari event ini ada pesan positif yang ingin disampaikan, Photography
and Essay Exhibition menyampaikan pesan kepada masyarakat terutama kepada
generasi - generasi muda bangsa bahwa keberlangsungan dan keberlanjutan bumi
dan lingkungan hidup ada di tangan manusia. Siapa lagi yang mau peduli, siapa
lagi yang merawat bumi kita, kalau bukan kita sendiri. Bumi merupakan tempat
tinggal seluruh manusia, bumi kita adalah rumah tercinta kita. Jika kita tidak
bisa merawat dan menjaga bumi kita, maka bagaimana nasib kelanjutan dari bumi
kita ini? Kita harus sadar dan memulai gerakan yang sadar lingkungan, kalau
cinta bumi kita maka kita harus bisa merawatnya. Lingkungan hidup kita harus
dapat dijaga serta dilestarikan dengan sebaik mungkin. Bumi yang sehat dan aman
akan menjadi tempat tinggal yang nyaman pula bagi kita semua.
Save Earth !!!






sebaiknya di awal paragraf diberikan bridging atau pembukaan awal untuk menarik perhatian pembaca, selain itu ada baiknya penulisan diperbaiki karna tidak ada paragraf dan menimbulkan kesan tidak rapih.
BalasHapuskalimat dalam satu paragraf terlalu banyak. seharusnya ada pemisah antara kalimat-kalimat dan dibuat dalam beberapa paragraf.
BalasHapussebaiknya kalimat tersebut dibagi menjadi perparagraf jadi lebih enak dibaca. Gunakan kata-kata lebih efektif dan baku.
BalasHapus